Dzikir Pagi Petang Besarta Faedahnya. Arab & Latin
0. سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Subhanallah Wa Bihamdihi Subhanallahil Adzim (100X) RASUL (SEBELUM SUBUH / SETELAH TAHAJUD)
“Mahasuci Allah, segala puji bagi-Nya. Maha suci Allah Dzat yang Maha Agung.”
Dosa dosa diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.
“Dua kalimat yang ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan, dan disukai oleh (Allah) Yang Maha Pengasih, yaitu kalimat subhanallah wabihamdihi, subhanallahil ‘Azhim (Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, Mahasuci Allah Yang Maha Agung).” (HR. Bukhori).
"Barangsiapa mengucapkan subhanallah wabihamdihi seratus kali dalam sehari, ia akan diampuni segala dosanya sekalipun dosanya itu sebanyak buih di laut." (HR. Muslim dan Tirmidzi)
"Yaa Rasulullah, kenapa dunia seolah-olah tidak menginginkanku. Semua usahaku bangkrut, peternakan dan pertanianku pun selalu gagal panen".
Lalu Nabi Muhammad SAW bersabda, "Bacalah seratus kali sebelum terbit fajar. Maka dunia akan memohon kepada Allah agar engkau miliki, mengejarmu tanpa engkau mengejarnya."
0. استغفر الله
astaġfiru l-lāh (100X/Lebih) (SEBELUM SUBUH / SETELAH TAHAJUD)
"Aku Memohon Ampun Kepada Allah"
Diamuni dosa dan doa mudah di kabulkan.
Imam Nawawi pun turut berkomentar, waktu sahur adalah waktu tersebarnya rahmat, banyak permintaan yang diberi dan dikabulkan, dan juga nikmat semakin sempurna di waktu tersebut.” (Syarh Shahih Muslim, 6/36).
Dzikir Pagi dan Petang :
1. Ayat Kursi : RASUL (PAGI PETANG)
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ
allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
Dilindungi dr gangguan jin pada dua waktu, pagi dan petang (sangat di anjurkan). Waktu ketiga & Keempat yaitu sebelum tidur dan setelah sholat fardu.
2. Al Ikhlas 3X RASUL (PAGI PETANG)
3. Al Falaq 3X RASUL (PAGI PETANG)
4. An Naas 3X RASUL (PAGI PETANG)
Hadist Riwayat Abu Daud, no. 5082 dan Tirmidzi, no. 3575.
‘Abdullah bin Khubaib (dengan mendhammahkan kha’ mu’jamah) radhiyallahu ‘anhu, berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamberkata kepadaku, ‘Bacalah: Qul huwallahu ahad (surah Al-Ikhlash) dan Al-Mu’awwidzatain (surah Al-Falaq dan An-Naas) saat petang dan pagi hari sebanyak tiga kali, maka itu mencukupkanmu dari segala sesuatunya.” (HR. Abu Daud, no. 5082 dan Tirmidzi, no. 3575. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).
5. Sayyidul istighfar (1X) RASUL (PAGI PETANG)
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta, kholaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘ala ‘ahdika wa wa’dika mas-tatho’tu. A’udzu bika min syarri maa shona’tu. Abu-u laka bi ni’matika ‘alayya wa abu-u bi dzambii. Fagh-firlii fainnahu laa yagh-firudz dzunuuba illa anta.
"Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku akan setia pada perjanjianku pada-Mu (yaitu aku akan mentauhidkan-Mu) semampuku dan aku yakin akan janji-Mu (berupa surga untukku). Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Oleh karena itu, ampunilah aku. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa kecuali Engkau"
Barang siapa mengucapkannya di waktu siang dengan meyakininya, lalu mati pada hari itu sebelum sore maka dia termasuk ahli surga, dan siapa mengucapkannya di waktu malam dan dia meyakininya, lalu dia mati sebelum Subuh, maka dia termasuk ahli surga." (HR Bukhari)
6. للَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ (3X) RASUL (PAGI PETANG)
Allahumma afini fi badani allahumma afini fi sam’i allahumma afini fi bashari la ilaha illa anta
Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada badanku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada pendengaranku. Ya Allah, berilah kesehatan untukku pada penglihatanku. Tiada sesembahan kecuali engkau.
"Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam berdoa dengan kalimat-kalimat itu, maka aku suka untuk meniru sunnah beliau." (HR Abu Dawud).
7. حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَعَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ (7x) RASUL (PAGI PETANG)
Hasbiyallaahu laa ilaaha illaa huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa robbul ‘arsyil ‘adziim.
“Cukuplah Allah bagiku tidak ada Tuhan selain Dia hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘arasy yang agung.”
Dalam riwayat Abu Daud, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa membaca ‘Hasbiyallahu laa ilaaha illa huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa robbul ‘arsyil ‘adzim’ di pagi hari atau di sore hari sebanyak 7 kali, maka Allah akan mencukupkan baginya dari seluruh perkara dunia dan akhirat yang telah menjadi keinginan dan juga cita-citanya.”
8. بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (3X) RASUL (PAGI PETANG)
Bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim.
“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Dari ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang hamba mengucapkan setiap pagi dari setiap harinya dan setiap petang dari setiap malamnya kalimat: “bismillahilladzi laa yadhurru ma’asmihi syai-un fil ardhi wa laa fis samaa’ wa huwas samii’ul ‘aliim” sebanyak tiga kali, maka tidak akan ada apa pun yang membahayakannya.” (HR. Abu Daud & Tirmidzi)
9. رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا ، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا ، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيّاً وَرَسُولًا (3X) RASUL (PAGI PETANG)
Rodhitu billahi rabba, wa bil-islami dina, wa bi Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallama nabiyyan wa rasula.
“Aku rela Allah sebagai Tuhan, Islam sebagai agama, dan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul. Mendapat ridha Allah
"Seseorang hamba Allah yang Muslim mengistiqomahkan bacaan zikir setiap pagi dan sore sebanyak tiga kali yang berupa rodhitu billahi robba wa bil islami dina wa bi muhammadin nabiyya itu pasti akan mendapat keridaan Allah sampai hari kiamat nanti.” (HR: Al-Nasa’i).
10. اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ (1X) RASUL (PAGI)
Allaahumma innii a’uudzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhli, wa a’uudzu bika min ‘adzaabil qobri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati.
"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian."
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca itu (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706)
11. سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقَهِ وَرِضَى نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ (3X) RASUL (PAGI)
Subhanallahi wa bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa midada kalimatihi
“Maha Suci Allah dan dengan mengucapkan puji-pujian pada-Nya. sebanyak hitungan makhluk-Nya, sesuai dengan keridhaan Zat-Nya, seberat timbangan ‘arasy-Nya dan sepanjang beberapa kalimah-Nya,"
"Sungguh aku telah mengucapkan sesudahmu empat kalimat. Seandainya ia ditimbang dengan apa yang kamu ucapkan sejak pagi tadi niscaya lebih berat; yakni subḥānallāhi wa biḥamdihi 'adada khalqihi, wa riḍa nafsihi, wa zinata 'arsyihi, wa midāda kalimātihi
Rasulullah menyebut bahwa bacaan dzikir ini mengalahkan bacaan dzikirnya (Juwariyiah) dari selepas Subuh sampai waktu Dhuha. (HR Muslim).
12. للَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ النَّارِ (7x) RASUL (PAGI/PETANG)
Allaahumma innii as-alukal jannah, wa a’uudzu bika minan-naar
"Ya Allah, aku mohon kepada-Mu surga, dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka."
Diriwayatkan Ahmad, Nasai, dan Turmudzi. Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: ”Siapa yang meminta surga 3 kali, maka surga akan berkata: ’Ya Allah, masukkanlah dia ke dalam surga.’ Dan siapa yang memohon perlindungan dari neraka 3 kali, maka neraka akan berkata: ’Ya Allah, lindungilah dia dari neraka.” (HR. Ahmad 12585, Nasai 5521, Turmudzi 2572 dan yang lainnya. Hadis ini dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth dan dinilai shahih oleh al-Albani). Jadi tidak ada doa khusus, minim 3x sehari, tidak harus pagi petang
Shallallahu 'Ala Muhammad Shollallahu 'alaihi wasallam.
"Semoga Allah melimpahkan sholawat atas Muhammad, sholawat atas keluarga serta keselamatan atasnya.
14. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ (1X) (PAGI/PETANG)
La haula wala quwwata illa billahil aliyil adzim
“Tiada daya dan upaya kecuali dgn kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung”
Harta karun surga
Astaghfirullah wa atubu ilaih
“Aku memohon ampun kepada Allah dan aku bertobat kepadanya”
16. لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (40X) RASUL (PAGI)
La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadzolimin.
"Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim"
"Barangsiapa yang berdoa dengannya kepada orang yang sakit sebanyak 40 kali maka jika ia mati, ia mati dalam keadaan membawa pahala mati syahid. Jika sembuh maka sembuh dalam keadaan dosanya terampuni," (HR Imam Hakim). Para ulama membaca doa nabi Yunus 40 kali selesai sholat subuh.
17. سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ (100x) RASUL (PAGI/PETANG).
Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar
“Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar” kalimat yang sangat dicintai oleh Allah
Imam Muslim meriwayatkan dari hadits Samurah bin Jundub bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Perkataan yang paling disukai Allah ada empat. Setelah peristiwa Isra Miraj, Rasulullah SAW mengabarkan bahwa kalimat tersebut merupakan tanaman surga.
Dari Abu Hurairah ia berkata Rasulullah bersabda: "Sungguh, aku mengucapkan, subhanallah, walhamdulillah, wa laa ilaaha illallah, wallahu Akbar,' lebih aku sukai daripada apa yang terbit atasnya matahari." > Lebih baik dari dunia dan seisinya.
Bonus :
Sodaqoh subuh + Sholawat Nabi = Ketenangan
